Gorontalo, 27 Januari 2026 – Babinsa Koramil 1315-02 Limboto, Kopda Ricky Agung A., hadir dalam kegiatan pengukuran serta pemetaan mata air Polonthanga, Desa Haya-Haya, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini menjadi langkah awal menjaga ketersediaan air bersih. Melalui kegiatan bersama, potensi sumber air alami mulai tergali untuk kepentingan warga.
Pagi hari pukul 08.00 Wita, suasana Kolam Polonthanga tampak ramai oleh berbagai unsur. Tim gabungan dari instansi teknis, akademisi, dan masyarakat bekerja bersama dalam survei titik mata air. Semangat kolaborasi terlihat jelas, menandai kebersamaan menjaga alam.
Beragam pejabat hadir dari lembaga seperti Dinas PUPR, Bappeda, BPDAS Bone Limboto, serta Perumda Tirta. Mereka berperan penting dalam pengelolaan air daerah. Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah memperkuat komitmen melestarikan sumber daya alam.
Selain unsur pemerintah, SDGS Centre bersama mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi ikut berpartisipasi. Mereka melakukan pengumpulan data serta pengambilan sampel air. Partisipasi aktif kaum muda menjadi bukti meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kopda Ricky Agung menyampaikan bahwa Babinsa selalu hadir mendukung program pemerintah. Ia menekankan pentingnya kerja sama agar sumber air tetap terjaga untuk masa depan. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan terus merawat alam sekitar.
Kepala Dinas PUPR Risman K. U memberikan apresiasi atas sinergi semua pihak. Menurutnya, hasil pengukuran menjadi dasar perencanaan konservasi air yang lebih terarah. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya teknis, tetapi bentuk nyata tanggung jawab sosial.
Kegiatan berakhir dalam suasana penuh keakraban antara aparat, mahasiswa, dan masyarakat. Antusiasme warga mencerminkan kesadaran bersama menjaga lingkungan. Dari Desa Haya-Haya, semangat gotong royong tumbuh kuat demi kelestarian sumber air Polonthanga.











LEAVE A REPLY