Ceramah Agama Dan Doa Untuk Negeriku Indonesia Menghadirkan Pagi Penuh Khidmat Di Masjid Nurul Huda

By Sinthya Airin 14 Nov 2025, 08:03:24 WIB Berita Terkini
Ceramah Agama Dan Doa Untuk Negeriku Indonesia Menghadirkan Pagi Penuh Khidmat Di Masjid Nurul Huda

Tolangohula, 14 November 2025 — Mentari pagi menyorot Masjid Nurul Huda, menciptakan cahaya hangat yang menembus setiap jendela. Suara langkah jamaah bergema lembut di lantai masjid, selaras dengan aroma karpet yang wangi. Mereka berkumpul untuk mengikuti ceramah agama dan doa untuk negeri, meresapi ketenangan spiritual yang menyelimuti desa.

Serda Gufran Lakahia, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Biru, hadir di antara jamaah dengan senyum teduh. Kehadirannya bukan hanya sebagai perwakilan TNI, namun juga sebagai pengingat pentingnya iman dan taqwa dalam kehidupan sehari-hari. Bersama Camat Telaga Biru, Mohktar Potutu S.Ag, kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan hangat yang mengajak jamaah menenangkan hati dan mempersiapkan diri untuk menerima pesan-pesan spiritual.

Sebelum ceramah dimulai, lantunan ayat suci Al-Quran mengisi udara pagi. Suara merdu qari yang membacakan ayat-ayat pilihan membuat jamaah terdiam sejenak, menyimak makna dan tafsir yang disampaikan. Setiap kata yang terucap menancap ke dalam hati, mengalirkan ketenangan sekaligus kesadaran akan pentingnya setiap ujian hidup.

Puncak kegiatan, ceramah agama oleh Ustadz Ishak Dali S.Hi, membawa jamaah ke dalam refleksi mendalam. Dengan bahasa yang ringan namun sarat makna, beliau menyampaikan bahwa setiap manusia pasti diuji, dan ujian itu menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Para pejabat, aparatur pemerintah, kepala desa, hingga jamaah dari berbagai kalangan mendengarkan dengan seksama, seakan setiap kata menjadi nasihat pribadi yang menyentuh hati.

Dzikir dan doa bersama mengalun setelah ceramah, menghadirkan momen khidmat yang jarang ditemui sehari-hari. Suara serempak membaca doa untuk negeri Indonesia membawa rasa kebersamaan yang hangat, menembus batas usia dan jabatan, menyatukan semua yang hadir dalam satu irama iman dan harapan.

Kegiatan ditutup dengan sambutan singkat, penutup resmi, dan ramah tamah. Para pejabat, Babinsa, aparat desa, dan jamaah saling berjabat tangan, berbagi senyum, dan memperkuat tali silaturahmi. Kegiatan selesai pukul 09.00 Wita dalam keadaan aman dan lancar, meninggalkan kesan mendalam bagi setiap orang yang hadir.

Pelaksanaan ceramah agama dan doa untuk Negeriku Indonesia bukan sekadar rutinitas. Tujuannya adalah meningkatkan iman dan taqwa bagi seluruh ASN, pegawai, tenaga kontrak, serta potensi navigasi iman masyarakat, sehingga hati dan diri semakin dekat kepada Allah SWT. Hari itu, Masjid Nurul Huda bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan spiritual dan kebersamaan masyarakat Desa Pentadio Barat.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment