Dandim 1315/Kab. Gorontalo Bersama Pejabat Daerah Hadiri Vicon Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Digital

By Sinthya Airin 25 Nov 2025, 19:22:06 WIB Berita Terkini
Dandim 1315/Kab. Gorontalo Bersama Pejabat Daerah Hadiri Vicon Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Digital

Gorontalo, 25 November 2025 — Dalam suasana khidmat dan penuh antusias, Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Arh. Roma Laksana Yudha bersama jajaran pejabat daerah mengikuti kegiatan Video Conference bersama Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto. Agenda nasional itu membahas percepatan pembangunan Koperasi Digital Koperasi Merah Putih.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara dan diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah daerah, TNI, dan unsur koperasi di berbagai provinsi. Dari Kabupaten Gorontalo, turut hadir Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Arh. Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo Arifin Suaib, perwakilan Dinas Keuangan Lukman, serta para Danramil di jajaran Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo.

Dalam sesi awal rapat, Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, menyampaikan evaluasi teknis mengenai kesiapan daerah dalam mendukung implementasi program KDKMP. Ia menyoroti pentingnya kejelasan status lahan Koperasi Unit Desa (KUD) sebagai aset strategis yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan koperasi merah putih di tingkat daerah. “Pemerintah kabupaten perlu memastikan kepastian hukum dan kelayakan lahan agar pemanfaatannya tidak menimbulkan sengketa di kemudian hari,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bima Arya menambahkan bahwa jika terdapat aset pemerintah yang belum dimanfaatkan secara optimal, maka perlu dikomunikasikan dengan gubernur atau bupati untuk digunakan bagi kepentingan rakyat. Ia juga membuka peluang bagi masyarakat untuk turut berperan melalui hibah lahan kepada desa demi kelancaran program koperasi nasional ini. Semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mempercepat pemerataan ekonomi berbasis koperasi.

Sementara itu, dalam arahannya yang penuh semangat, Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali esensi dari visi ekonomi kerakyatan yang tertuang dalam UUD 1945. Ia menekankan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia harus berpijak pada semangat kemandirian, keberpihakan kepada rakyat kecil, serta pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan seluruh bangsa. “Kita harus melindungi rakyat agar merdeka dari kemiskinan, kelaparan, dan keterpurukan. Pasal 33 sudah jelas menyebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat,” ujar Presiden Prabowo dengan lantang.

Menurutnya, koperasi adalah instrumen nyata untuk menegakkan amanat konstitusi tersebut. Dalam pandangannya, sistem ekonomi yang berlandaskan asas kekeluargaan merupakan bentuk perlawanan terhadap dominasi kapitalisme dan neoliberalisme yang dapat melemahkan sendi-sendi ekonomi rakyat. “Saya tidak ingin berkhianat kepada rakyat. Kita tidak boleh sekadar menjadikan pasal-pasal konstitusi sebagai slogan, tetapi harus menegakkannya dalam tindakan nyata,” tegasnya kembali.

Presiden juga menyinggung pentingnya Koperasi Merah Putih sebagai gerakan strategis nasional yang berperan mengembalikan arus kekayaan agar kembali ke tangan rakyat Indonesia. Ia menilai bahwa selama ini banyak potensi ekonomi daerah yang mengalir keluar tanpa memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal. Melalui KDKMP dan program Makan Bergizi Gratis, pemerintah ingin membangun ekosistem ekonomi yang kuat, berkeadilan, dan berkelanjutan. “Koperasi Merah Putih dan MBG adalah dua alat utama untuk menghidupkan ekonomi rakyat. Kita ingin setiap rupiah yang dihasilkan di daerah, berputar di daerah, dan memberi manfaat bagi rakyat di daerah itu sendiri,” ujar Presiden Prabowo penuh keyakinan.

Rapat evaluasi nasional tersebut menjadi momentum penting dalam menegaskan arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depan. Melalui komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI, program Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi fondasi baru bagi kemandirian ekonomi bangsa. Dari ruang rapat Makodim 1315/Kabupaten Gorontalo, semangat perubahan itu terasa menggelora menandai langkah baru menuju kebangkitan ekonomi rakyat yang berdaulat dan bermartabat.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment