Hujan Deras Picu Warga Hanyut, Koramil 1315-05/Boliyohuto Turun Lakukan Pencarian

By Sinthya Airin 03 Jan 2026, 17:45:33 WIB Berita Terkini
Hujan Deras Picu Warga Hanyut, Koramil 1315-05/Boliyohuto Turun Lakukan Pencarian

Gorontalo, 03 Januari 2026 - Cuaca hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Boliyohuto pada Sabtu sore menyebabkan arus Sungai Paguyaman meluap. Tiga warga dilaporkan hanyut terbawa derasnya air saat berada di area kebun Desa Motoduto, Kabupaten Gorontalo. Kejadian tersebut memicu reaksi cepat aparat dan warga setempat.

 

Menindaklanjuti laporan warga, anggota Koramil 1315-05/Boliyohuto segera turun ke lokasi. Mereka bersama aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat menyusuri aliran sungai untuk mencari korban. Situasi di sekitar sungai terlihat tegang, namun pencarian tetap dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

 

Informasi awal menyebutkan korban terdiri atas Sumitra Isini, Akbar Diyangi, dan Yasin Isini. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berteduh di pondok kebun sebelum terseret arus. Upaya penyelamatan langsung dilakukan setelah salah satu warga melihat benda mencurigakan di permukaan air.

 

Dalam proses pencarian, personel Koramil berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memperluas area penyisiran. Mereka menggunakan perahu karet dan tali pengaman agar pencarian lebih efektif. Selain itu, warga sekitar membantu dengan peralatan seadanya untuk mempercepat proses evakuasi.

 

Kehadiran Kapolsek Boliyohuto, Camat, dan Danramil 1315-05/Boliyohuto di lokasi memperkuat semangat petugas yang tengah berjuang. Kolaborasi Forkopimcam mencerminkan kesatuan langkah dalam penanganan musibah di daerah binaan. Sinergi yang terjalin erat memastikan pencarian berjalan lancar dan sesuai rencana.

 

Tim penyelamat menemukan Yasin Isini dalam kondisi sadar setelah berjam-jam pencarian. Ia langsung dibawa ke puskesmas untuk pemeriksaan medis. Sementara itu, dua korban lain belum ditemukan dan masih menjadi fokus utama tim gabungan.

 

Dengan tekad kuat, Praka Iskandar dan rekan-rekannya melanjutkan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Mereka menempuh jalur berlumpur sambil bergantian beristirahat singkat menjaga tenaga. Kendati kondisi medan sulit, semangat pantang menyerah tetap menyala di setiap langkah.

 

Kebersamaan terasa kuat ketika warga Desa Motoduto turut membantu kebutuhan logistik petugas penyelamat. Semangat gotong royong menjadi sumber energi bagi seluruh tim di lapangan. Di sisi lain, keluarga korban menanti dengan mata penuh harap.

 

Hingga malam, pencarian masih dilakukan dengan fokus pada area yang berpotensi menjadi titik penumpukan arus. Aparat terus mengevaluasi strategi agar proses evakuasi lebih optimal. Harapan besar tumbuh agar kedua korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.

 

Upaya pencarian menggambarkan ketanggapan aparat dalam melindungi dan melayani masyarakat. Kolaborasi antara unsur TNI, Polri, dan warga menjadi simbol solidaritas kemanusiaan. Kerja bersama tersebut menumbuhkan semangat baru bagi keluarga korban.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment