Gorontalo, 30 Maret 2026 – Serka Laode Kalawara turut hadir dalam takziah hari ke-7 di Desa Paris sebagai bentuk empati kepada keluarga yang berduka. Kehadiran Babinsa memberi kekuatan dan semangat bagi keluarga almarhumah. Warga sekitar juga tampak hadir memberikan doa dan dukungan. Momentum ini mempererat rasa kebersamaan antar warga.
Kemudian, acara diawali dengan pembukaan resmi serta lantunan ayat suci Al-Qur’an. Berikutnya, perwakilan keluarga dan pemerintah desa memberikan sambutan. Di sisi lain, nuansa penuh kekhusyukan menyelimuti jalannya kegiatan. Dengan demikian, seluruh rangkaian dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Selanjutnya, ceramah takziah disampaikan oleh Serka Laode Kalawara dengan pesan mendalam tentang kehidupan. Sementara itu, ia mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam menerima takdir. Selain itu, setiap insan akan kembali kepada Sang Pencipta sesuai waktunya. Oleh sebab itu, keluarga diminta tetap sabar menghadapi ujian.
Babinsa menegaskan bahwa kematian berlaku bagi semua tanpa pengecualian. Selain itu, kehidupan dunia bersifat sementara dan penuh ujian. Sementara itu, setiap amal akan mendapatkan balasan. Oleh sebab itu, masyarakat diajak berbuat kebaikan.
Kemudian, Babinsa menegaskan bahwa umur manusia telah ditentukan oleh Allah SWT. Selain itu, tidak ada yang mampu mengubah waktu kematian. Di sisi lain, hal ini menjadi pelajaran berharga bagi semua. Oleh karena itu, masyarakat diajak memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
Selanjutnya, disampaikan bahwa ketakwaan menjadi bekal terbaik menuju akhirat. Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan ibadah. Di sisi lain, kegiatan takziah memperkuat solidaritas. Dengan demikian, kebersamaan tetap terpelihara.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar dan khidmat. Selain itu, Babinsa hadir sebagai wujud kepedulian sosial. Di sisi lain, hubungan antara aparat dan masyarakat semakin erat. Dengan demikian, nilai keimanan dan kebersamaan semakin kuat.











LEAVE A REPLY