Kodim 1315/Kab. Gorontalo Bersama Masyarakat Wujudkan Kepedulian Lewat Donor Darah

By Sinthya Airin 24 Nov 2025, 15:30:18 WIB Berita Terkini
Kodim 1315/Kab. Gorontalo Bersama Masyarakat Wujudkan Kepedulian Lewat Donor Darah

Limboto, 24 November 2025 — Bukan barisan pasukan, melainkan barisan kemanusiaan. Itulah pemandangan di Gedung Serba Guna Hepuhulawa ketika prajurit Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo bersama pegawai BWS Sulawesi II bergantian mendonorkan darah dalam rangka Hari Bakti Ke-80 Pekerjaan Umum.

Dipimpin oleh Pelda Azis, Danpos Koramil 1315-04/Tibawa, rombongan personel TNI datang dengan wajah-wajah penuh semangat. Mereka tidak membawa senjata, melainkan keberanian dan ketulusan hati untuk memberikan sesuatu yang sangat berharga bagi kehidupan orang lain setetes darah. Dalam kegiatan ini, TNI kembali menunjukkan peran sosialnya di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selalu dijaga dengan penuh dedikasi.

Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian Hari Bakti Ke-80 Pekerjaan Umum yang diselenggarakan oleh BWS Sulawesi II Gorontalo. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo, Rahmat, S.T., M.T., perwakilan dari PMI Kota Gorontalo, Dina Nasibu, A.Md., personel Yonif 713/Satya Tama, para kepala seksi BWS, serta jajaran pegawai dan masyarakat yang turut serta mendonorkan darahnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan yang sederhana namun penuh makna, dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran kegiatan. Suasana terasa hangat dan akrab ketika Ketua Panitia menyampaikan laporan kegiatan, menandai awal dari gerakan sosial yang sarat nilai kemanusiaan ini. Sambutan dari Kepala BWS sekaligus menjadi penanda dibukanya secara resmi kegiatan donor darah yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Rahmat, S.T., M.T. menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam kegiatan donor darah. Ia menyampaikan bahwa banyak orang masih memiliki rasa takut atau ragu, padahal donor darah merupakan hal yang menyehatkan dan membawa banyak manfaat. “Donor darah tidak menakutkan, justru menyehatkan karena dapat meregenerasi sel darah kita. Yang lebih utama, ini adalah amal kebaikan yang pahalanya sangat besar karena membantu sesama,” ujar Rahmat dengan nada tegas namun penuh empati.

Ia juga menambahkan bahwa setetes darah yang diberikan oleh para pendonor merupakan harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan. “Setetes darah yang kita sumbangkan menjadi berkah bagi yang lain. Hari ini saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua insan yang telah berpartisipasi, terutama kepada jajaran TNI dan PMI yang selalu hadir dengan semangat kemanusiaan yang tinggi,” lanjutnya.

Sementara itu, tahapan pelaksanaan donor darah berjalan dengan tertib. Para peserta melalui beberapa proses, mulai dari registrasi, pengisian formulir, pemeriksaan kesehatan dan skrining, hingga akhirnya mengikuti proses pengambilan darah. Petugas PMI dengan sigap dan ramah melayani setiap pendonor, memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman. Tak sedikit peserta yang tampak santai sambil bercengkerama, menciptakan suasana kekeluargaan di tengah kegiatan yang penuh makna ini.

Kehadiran para prajurit TNI di antara peserta donor darah menambah semangat tersendiri bagi panitia maupun masyarakat yang hadir. Dalam seragam lorengnya, para personel TNI tampak tenang saat menjalani proses donor, menjadi contoh nyata tentang keberanian dan kepedulian sosial. Bagi mereka, meneteskan darah bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pengabdian yang tak terucap kepada bangsa dan kemanusiaan.

Selain memperingati Hari Bakti Ke-80 Pekerjaan Umum, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam bidang sosial kemasyarakatan. Kolaborasi antara BWS Sulawesi II, TNI, dan PMI menjadi wujud nyata sinergi dalam membangun semangat gotong royong dan kemanusiaan di Gorontalo.

Kegiatan donor darah ini bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang rasa persaudaraan yang semakin tumbuh di tengah masyarakat. Di akhir kegiatan, terlihat wajah-wajah lega dan bahagia dari para pendonor. Mereka pulang dengan perasaan bangga karena telah berbuat sesuatu yang berarti bagi kehidupan orang lain.

Tepat pada pukul 13.50 Wita, kegiatan donor darah ditutup dengan ucapan syukur karena berjalan lancar tanpa kendala. Semangat kepedulian dan solidaritas yang terpancar dari kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa nilai kemanusiaan masih hidup dan tumbuh subur di antara masyarakat Gorontalo. TNI, BWS, dan PMI telah memberikan teladan bahwa dalam setiap tetes darah yang diberikan, tersimpan kehidupan, harapan, dan cinta untuk sesama.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment