Musyawarah Desa Modelidu Bahas R-APBDes Tahun 2026 Babinsa Telaga Hadir Untuk Dampingi Proses

By Sinthya Airin 12 Jan 2026, 19:20:20 WIB Berita Terkini
Musyawarah Desa Modelidu Bahas R-APBDes Tahun 2026 Babinsa Telaga Hadir Untuk Dampingi Proses

Gorontalo, 12 Januari 2026 – Koptu Salman Pulukadang, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, hadir dalam Musyawarah Desa Modelidu. Kegiatan membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (R-APBDes) Tahun 2026. Acara digelar Senin, 12 Januari 2026, pukul 14.00 Wita, di Aula Kantor Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

 

Musyawarah dimulai dengan sambutan Ketua BPD, Amirudin Nento, yang menekankan semua pihak harus terlibat aktif. Ia mendorong anggota BPD, perangkat desa, dan warga menyampaikan masukan secara terbuka. Sambutan ini membuat rapat berjalan hidup dan peserta siap berdiskusi.

 

Kepala Desa Modelidu, Karim M. Anunu, membuka pembahasan dengan memaparkan arah kebijakan desa dan skala prioritas pembangunan. Ia menekankan bahwa APBDes bukan sekadar angka, melainkan panduan agar program desa tepat sasaran. Penjelasan ini membuat peserta memahami dampak setiap pos anggaran bagi warga.

 

Pembahasan R-APBDes dilanjutkan dengan paparan detail dari Ratno Halim, Sekretaris Desa. Ia menjelaskan pendapatan, belanja, dan prioritas program. Para peserta memberikan masukan agar anggaran efektif dan memberi manfaat bagi semua warga.

 

Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, Koptu Salman Pulukadang, hadir untuk memastikan musyawarah berjalan aman. Ia memantau jalannya diskusi agar sesuai aturan. Keputusan yang diambil pun menjadi jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

 

Rapat diakhiri dengan kesepakatan bersama atas R-APBDes yang akan diajukan untuk penetapan resmi. Partisipasi semua pihak, mulai BPD, perangkat desa, kepala desa, hingga warga, menegaskan koordinasi yang kuat. Sinergi ini menjadi kunci pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan warga.

 

Kegiatan ini menegaskan peran Babinsa dan perangkat desa lebih dari sekadar menjaga keamanan. Mereka juga mendorong partisipasi masyarakat dan transparansi. Contoh koordinasi ini bisa menjadi model bagi desa lain agar pembangunan sesuai harapan warga.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment