Pagi yang Hangat di Desa Parungi Dimanfaatkan Anggota Koramil dan Aparat Desa untuk Memberikan Penyuluhan Spiritual dan Rasa Syukur atas Empat Rezeki Utama

By Sinthya Airin 14 Nov 2025, 13:05:06 WIB Berita Terkini
Pagi yang Hangat di Desa Parungi Dimanfaatkan Anggota Koramil dan Aparat Desa untuk Memberikan Penyuluhan Spiritual dan Rasa Syukur atas Empat Rezeki Utama

Boliyohuto, 14 November 2025 – Pagi yang hangat menyelimuti Desa Parungi ketika anggota Koramil 05 Boliyohuto bersama aparat desa berkumpul di Masjid Al-Ikhlas. Tema hari ini, empat rezeki yang Allah SWT Turunkan Kepada Manusia”, langsung mengajak warga menyelami makna spiritual di awal hari.

Sholat Dhuha berjamaah menjadi awal yang khusyuk, mengikat tali persaudaraan dan mempersiapkan hati seluruh peserta. Suasana masjid yang tenang membuat setiap langkah ibadah terasa lebih bermakna, menandai bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual formal, melainkan momen penguatan iman.

Lantunan ayat Al-Qur’an mengalun lembut, membangkitkan rasa syukur dan kesadaran akan kekuasaan Allah SWT. Setiap kata yang dibaca seolah menembus hati, menegaskan pentingnya memahami dasar spiritual untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh kesadaran.

Camat Boliyohuto, Hasim Rifay, S.Pd, menyampaikan sambutan hangat. Ia menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi sarana memperkuat iman sekaligus mempererat hubungan antara aparat pemerintah, Babinsa, dan masyarakat. Suasana kekeluargaan terasa nyata, seakan semua hadir sebagai bagian dari komunitas yang saling menopang.

Ceramah puncak disampaikan oleh Serka Laode Kalawara dengan bahasa sederhana namun menyentuh. Ia menjelaskan empat pintu rezeki dari Allah SWT: rezeki yang sudah ditakdirkan, rezeki melalui usaha, rezeki dari rasa syukur, dan rezeki melalui sedekah. Setiap poin dibarengi contoh nyata, menghubungkan teori spiritual dengan praktik kehidupan sehari-hari.

Materi ceramah bukan sekadar pengajaran, melainkan motivasi bagi warga untuk rajin beribadah, bersyukur, dan berbagi. Ayat Al-Qur’an yang dikutip menambah kedekatan spiritual, sekaligus mengingatkan bahwa rezeki Allah mencakup harta, ilmu, kesehatan, dan kebahagiaan.

Doa bersama menutup rangkaian kegiatan, menyatukan hati seluruh peserta dalam permohonan agar rezeki dan berkah selalu tercurah. Foto bersama menjadi simbol nyata sinergi antara Babinsa, aparat desa, dan masyarakat, bukan hanya sekadar dokumentasi.

Kegiatan dihadiri kepala desa se-Kecamatan Boliyohuto, aparat desa, ASN, Majelis Ta’lim, Ketua Takmirul Masjid, dan Ketua LPTQ. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap program Jumat ini, sebagai upaya menumbuhkan iman, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kesadaran spiritual warga.

Rangkaian Navigasi Iman berakhir pukul 09.30 Wita, namun semangatnya tetap hidup. Desa Parungi menegaskan bahwa keimanan, kebersamaan, dan sinergi antara Babinsa, aparat desa, dan masyarakat adalah pondasi kuat bagi pembangunan karakter dan kualitas hidup masyarakat.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment