Pelayanan akta kelahiran se-Kecamatan Batudaa memberi kemudahan besar bagi masyarakat melalui pendekatan jemput bola yang dilakukan Dinas Dukcapil Kabupaten Gorontalo

By Sinthya Airin 15 Nov 2025, 07:53:38 WIB Berita Terkini
Pelayanan akta kelahiran se-Kecamatan Batudaa memberi kemudahan besar bagi masyarakat melalui pendekatan jemput bola yang dilakukan Dinas Dukcapil Kabupaten Gorontalo

Batudaa, 14 November 2025 – Aula Desa Huntu berubah menjadi pusat keramaian ketika kegiatan pelayanan akta kelahiran se-Kecamatan Batudaa resmi digelar. Ratusan warga berdatangan sejak pagi demi mendapatkan pelayanan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gorontalo. Momentum ini menjadi wujud hadirnya negara dalam memberikan kemudahan administrasi kepada masyarakat.

Di tengah dinamika pelayanan yang berlangsung intens, sinergi antara pemerintah daerah dan unsur TNI tampak begitu menguat. Kehadiran anggota Koramil 1315-03/Tabongo seperti Sertu Noldiyanto Puyo, Kopda Dedi Steven, dan Praka Saipul Bahri menjadi bukti bahwa pelayanan masyarakat bukan hanya menjadi tugas pemerintahan sipil, namun juga bagian dari tugas teritorial TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Sementara itu, tampak pula Pelaksana Tugas Camat Batudaa, Bastian Tito Bahua, yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap jalannya kegiatan. Ia menekankan bahwa pelayanan akta kelahiran bukan sekadar pengurusan dokumen, tetapi merupakan upaya penting untuk memberikan perlindungan hukum bagi anak-anak di wilayah Batudaa. Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan identitas yang jelas sejak lahir sebagai dasar untuk memperoleh layanan publik lainnya.

Di sisi lain, peran Kepala Desa Huntu, Said Suudi, bersama para kepala desa se-Kecamatan Batudaa menjadi salah satu pilar penting dalam menyukseskan kegiatan. Mereka tidak hanya mengoordinasikan warga masing-masing desa, tetapi juga memastikan proses pendataan berjalan tertib, cepat, dan tepat sasaran. Kolaborasi ini menghadirkan suasana pelayanan yang kondusif dan teratur, sehingga warga merasa terbantu serta terlayani dengan baik.

Memberikan pengakuan hukum atas status kewarganegaraan setiap anak, melindungi mereka dari risiko penyalahgunaan dan eksploitasi, serta memudahkan urusan administrasi pada jenjang pemerintahan berikutnya. Akta kelahiran tidak hanya menjadi dokumen awal, tetapi juga fondasi utama dalam pengurusan berbagai kebutuhan seperti pendidikan, kesehatan, hingga pembuatan identitas kependudukan lainnya.

Hari semakin siang, namun antusiasme warga tidak surut sedikit pun. Petugas Dukcapil terus melayani satu per satu pengajuan dengan cermat. Banyak warga yang mengaku terbantu karena pelayanan dibawa langsung ke desa, sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan biaya dan waktu lebih untuk pergi ke kantor Dukcapil di kabupaten. Pola pelayanan jemput bola seperti ini semakin memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Menjelang sore, tepat pukul 17.00 Wita, kegiatan pelayanan ditutup dalam kondisi aman dan terkendali. Semua pihak yang terlibat mengungkapkan kepuasannya atas kelancaran jalannya kegiatan. Wajah-wajah warga terlihat lega karena proses yang mereka jalani berjalan mudah dan cepat. Sementara itu, aparat desa dan petugas Dukcapil menyampaikan komitmen bahwa pelayanan serupa akan terus dievaluasi dan ditingkatkan di masa mendatang.

Pelayanan penerbitan akta kelahiran ini bukan hanya sekadar kegiatan administratif, tetapi juga wujud nyata hadirnya negara dalam memberikan kepastian hukum bagi setiap warganya. Melalui kerja sama lintas sektor, kegiatan ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat bersatu, maka pelayanan publik dapat terlaksana secara optimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment