Penyuluhan P4GN Kodim 1315 TNI AD Meningkatkan Kesadaran Anti Narkoba Prajurit

By Sinthya Airin 21 Nov 2025, 12:46:17 WIB Berita Terkini
Penyuluhan P4GN Kodim 1315 TNI AD Meningkatkan Kesadaran Anti Narkoba Prajurit

Tabongo, 20 November 2025 – Ruang Rapat Aula Makodim 1315 Kabupaten Gorontalo di Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo, tampak penuh dengan aktivitas. Sejak pukul 10.00 Wita, para personel telah hadir rapi, menyambut kegiatan yang dinanti-nantikan, yaitu Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta Pelaksanaan Tes Urin Semester II Tahun Anggaran 2025. Kehadiran semua unsur, mulai dari pejabat staf hingga anggota Babinsa, menunjukkan keseriusan Kodim dalam menanamkan kesadaran anti-narkoba bagi seluruh prajurit.

Kegiatan dibuka dengan sambutan singkat oleh Lettu Kav Rahman Hariyono, Plh. Pasi Inteldim 1315 Kabupaten Gorontalo. Ia menegaskan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena seluruh personel masih diberi kesehatan sehingga bisa mengikuti kegiatan dengan penuh konsentrasi. Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang hadir dan mendukung kelancaran acara ini. Pesan utamanya jelas: kesadaran terhadap bahaya narkoba adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar formalitas.

Setelah itu, giliran Ibu Nulian Jasin, S.Pd., MM, Katim P2M Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Gorontalo, menyampaikan materi utama. Ia memulai dengan menekankan bahwa narkoba tidak pandang bulu, dapat merusak siapa saja, baik prajurit maupun masyarakat. Dengan slogan Prajurit Tangguh Tanpa Narkoba, penyuluhan ini menjadi cermin komitmen moral TNI AD untuk menjaga diri dan keluarganya dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Penyampaian materi kemudian mengalir ke contoh nyata. Nulian menjelaskan berbagai jenis narkoba yang kerap ditemui, seperti sabu, ganja, dan ekstasi, beserta dampak fisik dan psikologis yang membahayakan. Sabu bisa meningkatkan energi melebihi batas normal, sementara ganja dan ekstasi berpotensi merusak kesehatan mental dan fisik pengguna. Ia mengingatkan, bagi prajurit TNI, keterlibatan dalam narkoba bukan hanya mengancam kesehatan, tapi juga masa depan karier, jabatan, pangkat, hingga kehormatan pribadi.

Di sela penyuluhan, perhatian peserta tertuju pada penekanan pentingnya pengendalian diri. Prajurit diajak mengenali jati diri, memahami batas kemampuan, dan menegaskan integritas pribadi. “Siapakah Aku? Inilah Aku sebagaimana adanya,” tegas Nulian, menekankan bahwa kesadaran diri menjadi benteng pertama melawan godaan lingkungan negatif. Seluruh peserta diingatkan agar tetap waspada, tegas, dan mampu menolak setiap bujukan atau provokasi untuk mencoba narkoba.

Turut hadir dan mendampingi, Lettu Kav Rahman Hariyono memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib, sementara Serka Ansar Kelana dan staf BNN Kabupaten Gorontalo turut mendukung kelancaran acara. Personel Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo juga terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab, menunjukkan keterlibatan aktif dan keinginan belajar untuk melindungi diri serta rekan-rekannya.

Tidak hanya penyuluhan, kegiatan ini juga disertai pelaksanaan tes urin sebagai bagian dari upaya deteksi dini. Hal ini penting agar setiap prajurit memahami bahwa pengawasan bukan semata hukuman, tetapi bentuk perhatian nyata terhadap kesejahteraan anggota dan keluarga TNI. Tes tersebut dilaksanakan secara profesional dan tertib, menegaskan integritas Kodim 1315 dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di internal institusi.

Kegiatan penyuluhan dan tes urin selesai pukul 11.00 Wita. Meski singkat, dampaknya terasa signifikan. Pesan moral, kesadaran diri, dan pengetahuan tentang bahaya narkoba berhasil disampaikan. Semua prajurit meninggalkan ruangan dengan pemahaman yang lebih kuat, bertekad menjadi benteng terakhir masyarakat, menjaga diri sendiri dan lingkungan dari pengaruh narkoba.

Penyuluhan ini sekaligus menjadi refleksi bahwa Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo tidak hanya fokus pada tugas operasi, tapi juga peduli pada pembangunan karakter prajurit. Dengan program P4GN dan tes urin, langkah proaktif dilakukan demi menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif. Sinergi antara TNI dan BNN Kabupaten Gorontalo menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk masa depan prajurit dan masyarakat Kabupaten Gorontalo yang lebih baik.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment