Peran Babinsa Koramil Telaga Wujud Kepedulian Terhadap Anak-Anak Bangsa

By Sinthya Airin 24 Nov 2025, 15:24:25 WIB Berita Terkini
Peran Babinsa Koramil Telaga Wujud Kepedulian Terhadap Anak-Anak Bangsa

Telaga Biru, 24 November 2025 —Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, Sertu Sahruli Harun, tampak aktif mengatur kegiatan pendistribusian makanan bergizi dari dapur MBG di Desa Pentadio Barat. Tugasnya memastikan setiap proses berjalan tertib dan aman sebelum makanan dibagikan kepada siswa-siswa penerima manfaat di berbagai sekolah wilayah Telaga Biru.

Dengan sikap ramah namun tegas, Sertu Sahruli memeriksa kesiapan kendaraan pengangkut, mendata rute pengantaran, hingga memastikan setiap paket makanan tiba di sekolah tujuan. Bersama para petugas dapur dan tenaga pendamping, ia berangkat mengawal mobil berisi kotak-kotak nasi menuju SD Negeri 13 Telaga Biru. Aroma nasi putih hangat dan sayur toge yang masih mengepul menjadi pengingat sederhana bahwa di balik rutinitas, ada kepedulian besar yang sedang dijalankan kepedulian untuk masa depan bangsa.

Para guru dan siswa menyambut kedatangan tim pendistribusi makanan dengan wajah gembira. “Terima kasih, TNI,” seru beberapa siswa sambil mengangkat tangan ke arah Sertu Sahruli. Ia hanya tersenyum, membalas sapaan itu dengan anggukan ringan. Bagi seorang Babinsa, momen sederhana seperti itu menjadi tanda bahwa tugas pendampingan bukan sekadar kewajiban formal, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, terutama anak-anak yang kelak menjadi penerus bangsa.

Program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memang membawa harapan baru di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan setiap anak di pelosok negeri mendapatkan asupan gizi yang cukup. Dan di tingkat paling bawah, peran Babinsa menjadi sangat penting. Mereka bukan hanya mengawal jalannya distribusi, tetapi juga menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat agar pelaksanaan program berlangsung tepat sasaran.

Sertu Sahruli bersama Kepala Dapur MBG Kecamatan Telaga Biru, Anjani Eka, S.T., dan para kepala sekolah, memastikan kegiatan hari itu berjalan dengan lancar. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Telaga Biru, Abas Rajak Saini, M.Pd., turut hadir bersama Yanti Pulubuhu, M.Pd., dari SD Negeri 1 Telaga Biru, serta Nono Adju, S.Pd., dari SD Negeri 13 Telaga Biru. Mereka menyaksikan secara langsung bagaimana siswa-siswa menerima makanan bergizi dengan wajah ceria. Menu yang disajikan sederhana, namun bergizi tinggi: nasi putih, sayur toge, telur rebus, tahu goreng, pisang, bumbu gado-gado, dan kerupuk.

Menjelang pukul 09.00 Wita, Sertu Sahruli terlihat berdiri di antara para siswa yang mulai menyantap makanan mereka. Ia berbincang dengan beberapa guru, menanyakan apakah kegiatan berjalan sesuai rencana. Tak lama kemudian, ia ikut membantu petugas yang menurunkan kotak makanan tambahan untuk siswa yang belum kebagian. Ketika semua berjalan lancar, ia menepuk bahu salah satu petugas dapur sambil berkata lirih, “Ini bukan sekadar makan, ini tentang masa depan mereka.”

Di sela kegiatan, Sertu Sahruli menjelaskan bahwa pendampingan seperti ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah, terutama di bidang kesejahteraan rakyat. “Kami para Babinsa selalu siap mendampingi dan membantu setiap kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Karena dari sinilah kebersamaan dan kepedulian tumbuh,” ungkapnya dengan nada tegas namun penuh ketulusan.

Program hari itu memang terbilang besar. Total ada 3.568 penerima manfaat yang terdiri dari siswa TK, SD, SMP, hingga pondok pesantren di seluruh wilayah Kecamatan Telaga Biru. Selain anak sekolah, para balita, ibu hamil, dan ibu menyusui juga mendapat perhatian dalam pendistribusian makanan bergizi. Semua dilaksanakan dengan tertib dan terkoordinasi, berkat kerja sama antara Babinsa, pemerintah desa, tenaga dapur, serta para guru dan masyarakat setempat.

Kehadiran Babinsa seperti Sertu Sahruli bukan hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Di setiap langkah pendampingan, ada nilai-nilai pengabdian yang tersirat nilai untuk selalu hadir di tengah rakyat, membantu tanpa pamrih, dan memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.

Sertu Sahruli berdiri di halaman sekolah, memandang para siswa yang sudah selesai makan. Di wajah-wajah polos itu, ia melihat harapan besar: anak-anak yang tumbuh sehat, kuat, dan cerdas, siap menjadi generasi emas Indonesia 2045. Dengan senyum bangga, ia mengucapkan salam kepada para guru dan pamit melanjutkan patroli ke titik lain. Di pundaknya, tugas belum selesai, tapi semangat pengabdian tak pernah padam karena bagi seorang Babinsa, melayani rakyat adalah kehormatan yang tak ternilai.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment