Sinergi Pemerintah Desa, TNI, Dan Masyarakat Dalam Langkah Menuju Pembangunan Inklusif

By Sinthya Airin 12 Nov 2025, 11:57:52 WIB Berita Terkini
Sinergi Pemerintah Desa, TNI, Dan Masyarakat Dalam Langkah Menuju Pembangunan Inklusif

Telaga Biru, 12 November 2025 — Aula Desa Tinelo pagi itu dipenuhi semangat gotong royong dan kebersamaan. Pemerintah desa bersama warga, aparat, dan tenaga kesehatan berkumpul dalam kegiatan Rembuk Desa Tinelo bertema Desa yang Lebih Sehat, Sejahtera, dan Inklusif Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk membangun komitmen bersama menuju desa yang lebih maju dan berdaya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari aparat pemerintahan hingga tokoh masyarakat. Turut hadir di antaranya Sekretaris Camat Telaga Biru, Ibu Sunarti; Kepala Puskesmas Telaga Biru, Ibu Emthywati T. Hiola, S.ST; Kepala Desa Tinelo, Bapak Hi. Rusdiyanto, Lc., M.H.; serta Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Biru, Sertu Jemris K. Yalani. Hadir pula perwakilan kepolisian Aipda Jems Tinuwo, Ketua LPM dan BPD, pendamping PKH, pelaku UMKM, serta masyarakat penerima bantuan sosial.

Dari awal hingga akhir kegiatan, suasana penuh keakraban dan antusiasme terlihat jelas. Rembuk desa bukan sekadar forum formal, tetapi menjadi wadah aspirasi masyarakat untuk membangun desa yang lebih baik. Dalam forum tersebut, pemerintah desa bersama warga membahas langkah konkret untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan mandiri, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Salah satu yang menarik perhatian peserta adalah adanya pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar oleh pihak Puskesmas Telaga Biru. Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga simbol nyata dari semangat hidup sehat yang kini mulai tumbuh di Desa Tinelo.

Di sela kegiatan, Kepala Desa Tinelo, Bapak Hi. Rusdiyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan rembuk desa. Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya memperkuat koordinasi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi dasar penting dalam menentukan arah pembangunan desa yang berkeadilan dan inklusif.

Momen penyerahan simbolis bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi bagian yang paling ditunggu. Suasana haru dan syukur mewarnai aula ketika beberapa perwakilan masyarakat dipanggil untuk menerima bantuan secara langsung. Hal ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga kesejahteraan sosial bagi seluruh warga tanpa terkecuali.

Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah sederhana namun hangat. Di antara senyum dan tawa warga, terlihat jelas harapan baru yang tumbuh di Desa Tinelo. Rembuk desa hari itu bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan refleksi komitmen bersama untuk membangun desa yang lebih sehat, sejahtera, dan inklusif, di mana setiap warganya memiliki ruang untuk tumbuh dan berpartisipasi dalam kemajuan bersama.

Menjelang siang, suasana di Aula Desa Tinelo perlahan mengendur. Gelak tawa menggantikan suara diskusi yang sejak pagi mengisi ruangan. Ramah tamah sederhana pun menjadi penutup yang manis. Warga, aparat desa, Babinsa, dan tamu undangan saling berjabat tangan, bertukar kisah, dan menyulam kembali benang kebersamaan yang semakin erat. Tepat pukul 12.05 Wita, kegiatan Rembuk Desa Tinelo berakhir dalam nuansa damai. Di balik kesederhanaannya, tersimpan semangat besar untuk terus menghidupkan desa yang sehat, mandiri, dan berdaya bagi semua.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment