Suara Lantang Babinsa Serka Laode Kalawara Menyentuh Nurani Jamaah Desa Paris Tentang Ujian dan Kesabaran

By Sinthya Airin 31 Okt 2025, 19:50:39 WIB Berita Terkini
Suara Lantang Babinsa Serka Laode Kalawara Menyentuh Nurani Jamaah Desa Paris Tentang Ujian dan Kesabaran

Boliyohuto, 31 Oktober 2025 — Sejak pukul 07.00 Wita, suasana religius telah terasa di Desa Paris, Kecamatan Motilango. Warga berduyun-duyun menuju Masjid Besar Al-Nur untuk mengikuti kegiatan Navigasi Iman yang digelar oleh Koramil 1315-05/Boliyohuto. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di wilayah binaan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.15 Wita ini menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat. Di antara jamaah tampak sosok berseragam loreng, Serka Laode Kalawara, Babinsa yang hari itu dipercaya sebagai penceramah utama. Dengan suara tenang namun penuh wibawa, ia menyampaikan ceramah bertema “Tiga Cara Allah SWT Menguji Hambanya.”

Sebelum acara dimulai, kegiatan dibuka dengan shalat dhuha berjamaah yang diikuti oleh seluruh hadirin. Suasana religius begitu terasa ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema memenuhi ruang masjid. Setelah pembacaan ayat suci, acara berlanjut dengan sambutan hangat dari Camat Boliyohuto yang mengajak masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah dan semangat keagamaan.

Dalam ceramahnya, Serka Laode Kalawara mengurai dengan lembut makna dari tiga cara Allah SWT menguji hamba-Nya. “Ada kalanya Allah memberikan apa yang kita minta, untuk melihat apakah kita bersyukur atau justru lalai,” ucapnya. Ia melanjutkan, “Kadang Allah hanya memberi sebagian dari yang kita mohonkan, untuk menguji kesabaran kita.” Dan yang paling mendalam, katanya lagi, “Ada saatnya Allah tidak memberikan apa pun dari yang kita inginkan, tetapi menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik.”

Setiap kalimat yang keluar dari bibir sang Babinsa terasa menyentuh hati. Para jamaah terdiam, mendengarkan dengan seksama, beberapa mengangguk pelan seolah meresapi makna di balik setiap kata. Ceramah itu bukan sekadar nasihat agama, tetapi juga cermin kehidupan yang begitu dekat dengan keseharian masyarakat Desa Paris.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Motilango, Ibu Isnawati K. Nuruji, S.Pd., M.M., Ketua PKM Ibu Nangsi Laiya, S.K.M., Kepala Desa Paris Agus Dawali, serta seluruh aparatur desa dan ASN Kecamatan Motilango. Hadir pula para kepala dusun, staf kecamatan, serta masyarakat dari berbagai penjuru desa. Kebersamaan mereka menggambarkan kekuatan silaturahmi yang tumbuh dari kegiatan sederhana namun bermakna.

Acara dilanjutkan dengan doa bersama, dipimpin dengan penuh khidmat. Suasana menjadi hening ketika setiap kepala menunduk, memohon rahmat dan perlindungan kepada Allah SWT. Tak lama setelah itu, kegiatan ditutup dengan ramah tamah, di mana warga dan aparat duduk bersama menikmati kebersamaan yang hangat tanpa sekat.

Bagi masyarakat Desa Paris, kegiatan Navigasi Iman bukan sekadar rutinitas mingguan. Ini adalah ruang pembelajaran spiritual yang mempersatukan hati, mengingatkan bahwa setiap ujian dalam hidup adalah jalan menuju kedewasaan iman.

Program yang diinisiasi oleh Bupati Gorontalo ini memang dirancang untuk memperkuat nilai religius di tengah masyarakat. Setiap Jumat, kegiatan serupa digelar di berbagai desa sebagai bentuk pembinaan rohani dan sosial. Dengan menghadirkan kedamaian, memperkuat iman, dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah kehidupan modern yang serba cepat.

Sekitar pukul 09.00 Wita, kegiatan pun berakhir. Namun kehangatan pesan-pesan yang disampaikan tetap melekat di hati jamaah. Di halaman masjid, warga saling bersalaman, berbagi senyum dan ucapan syukur. Pagi itu, Desa Paris benar-benar dipenuhi cahaya keberkahan.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment