Gorontalo, 16 Agustus 2026 – Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, S.H., memimpin tugas sebagai Komandan Upacara pada Apel Kehormatan dan Renungan Suci. Sementara itu, kegiatan berlangsung pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026, pukul 23.50 Wita, bertempat Taman Makam Pahlawan, Desa Pentadio Barat. Dengan demikian, kegiatan menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri turut hadir dalam Apel Kehormatan dan Renungan Suci. Selain itu, Gubernur Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Kapolda Gorontalo, Forkopimda, serta pejabat Pemerintah Provinsi Gorontalo mengikuti kegiatan secara khidmat. Selanjutnya, seluruh peserta memberikan penghormatan sebagai bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan.
Dalam pelaksanaan apel, Kapolda Gorontalo Irjen. Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., bertugas sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, S.H., bertindak sebagai Komandan Upacara dan AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., sebagai Perwira Upacara. Selanjutnya, ketiganya menjalankan tugas secara tertib hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Kegiatan berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari laporan Komandan Upacara hingga penghormatan kepada arwah para pahlawan. Kemudian, peserta mengikuti pembacaan Apel Kehormatan dan Renungan Suci, mengheningkan cipta, penyerahan obor dan lilin, serta pembacaan doa. Pada akhirnya, penghormatan terakhir menjadi bagian penting sebelum laporan akhir Komandan Upacara.
Berbagai unsur TNI-Polri serta pejabat Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Gorontalo mengambil bagian dalam Apel Kehormatan dan Renungan Suci. Sementara itu, kelompok Perwira, Bintara, Tamtama, Korsik, serta pasukan bersenjata gabungan turut mengikuti kegiatan dengan penuh penghormatan. Dengan demikian, seluruh peserta menunjukkan semangat persatuan dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan.
Seluruh rangkaian Apel Kehormatan dan Renungan Suci berakhir secara aman serta penuh suasana khidmat. Selain itu, momentum tersebut mengajak seluruh peserta mengenang pengorbanan para pahlawan sekaligus menjaga semangat persatuan bangsa. Dengan demikian, nilai kepahlawanan dapat terus menjadi teladan dalam kehidupan dan pembangunan bangsa.










LEAVE A REPLY